skip to main | skip to sidebar

Mûhămmăd Afif Mă´ruf

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • My Blogger
  • My Facebook
  • My Twitter

Wednesday, November 13, 2013

Hubungan Antara Model Osi Dengan Protocol Internet

Posted by Berbagi info Pengatahuan at 7:03 PM
Model Osi
tujuannya agar komunikasi data dapat berjalan melalui langkah-langkah yang jelas, langkah-langkah ini biasa disebut dengan nama “layer” dan Model OSI terdiri dari tujuh layer dengan pembagian tugas yang jelas, ke tujuh layer itu  adalah:
a.      Aplication Layer
Layer paling tinggi dari model OSI adalah aplication layer, seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah mengatur komunikasi antar aplikasi.
b.      Presentation Layer
Presentation layer adalah layer  yang berada dibawah application layer dan diatas session layer, presentation layer menambahkan struktur pada paket data yang akan dikirimkan. Tugas utama layer ini adalah untuk meyakinkan bahwa data atau informasi terkirim dengan bahasa atau syntax yang dapat dipahami oleh host yang dituju.
c.       Session Layer
Session layer berada di bawah presentation layer, layer ini bertugas untuk mengontrol “dialog” selama komunikasi berlangsung, layer ini bertanggung jawab dalam hal bagaimana membentuk sambungan, bagaimana menggunakan sambungan tersebut, dan bagai mana memutuskan sambungan yang terbentuk setelah sebuah sesi komunikasi selesai. Session layer juga menambahkan control header pada paket data selama pertukaran data terjadi.
d.      Transport Layer
Dibawah session layer ada transport layer, layer ini menjamin diterimanya paket data yang dikirim. Transport layer juga dapat membentuk sebuah sambungan dan mengirim acknowledgment ketika paket data diterima.
e.       Network Layer
Network layer yang berada dibawah transport layer bertanggung jawab dalam hal routing dari paket-paket data yang didasarkan pada logical address dari paket-paket data tersebut. Network layer memotong-motong data dan menyusunya kembali jika diperlukan, ia mengirim paket-paket data dari sumber ke tujuan.
f.       Data-Link Layer
Dibawah network layer adalah data-link layer, layer dimana data dipersiapkan untuk dikirimkan melalui jaringan, pada layer ini paket data di kapsulasi dalam sebuah frame (bundle dari data biner) sebelum dikirimkan. Protokol pada layer ini membantu dalam hal pengalamatan (addressing) dan pendeteksian kesalahan dari data yang dikirimkan. Layer ini bertanggung jawab dalam megirimkan data dari satu hoop ke hoop yang lain.
g.      Physical Layer
Layer paling bawah dalam model OSI adalah physical layer. Layer ini menjelaskan bagaimana pengiriman dan penerimaan bit-bit data sepanjang media transmisi seperti; kabel koaksial, twited-pair, serat optic, gelombang radio atau media transmisi yang lainya.
Protokol internet (TCP/IP)
Paket protokol TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI di publikasikan, karenanya TCP/IP tidak menggunakan model OSI sebagai rujukan. Model TCP/IP hanya terdiri dari empat layer Aplication Layer
1.Network access, lapisan ini menggambarkan bagaimana data dikodekan mjd sinyal2 dan           karakteristik             anarmuka         tambahan         media.
2.Internet layer/network layer, tiap jaringan harus secara
unik diidentifikasi oleh             alamat  jarinagn.
3.transport layer/host to host, membagi pesan2 menjadi fragment2 yang cocok dengan pembatasan ukuran yang dibentuk di jaringan, diantaranya mendeteksi kesalahan
      dalam pengiriman      data.
4.Appilcation layer, lapisan paling akhir yang hanya bertugas mengirimkan pesan yang ditujukan
            untuk lapisan             ini.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Model OSI
TCP/IP
Protokol TCP/IP
No.
Lapisan
Nama Protokol
Kegunaan
1
Aplikasi
Aplikasi
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)
Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file
HTTP (HyperText Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Networ News Transfer Protocol)
Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)
Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)
Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
2
Presentasi
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol untuk manejemen jaringan
Telnet
Protokol untuk akses dari jauh
TFTP (Trivial FTP)
Protokol untuk transfer file
3
Session
NETBIOS (Network Basic Input Output System)
BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)
Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKET
Input Output untuk network jenis BSD-UNIX
4
Transport
Transport
TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol pertukaran data beroriantasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)
Protokol pertukaran data non-oriantasi (connectionless)
5
Network
Internet
IP (Internet Protocol)
Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)
Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)
Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)
Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
6
Datalink
LLC
Network Interface
PPP (Point to Point Protocol)
Protokol untuk point ke point
SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol dengan menggunakan sambungan serial
MAC
Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
7
Fisik

Keduanya berjalan sendiri-sendiri, tapi yang perlu diketahui adalah saat standar model OSI diumumkan, protokol TCP/IP sudah mulai “dewasa” terlebih dulu.
TCP/IP pada dasarnya tidak sesuai/ memenuhi standar yang digariskan oleh Model OSI. Meskipun demikian dua model yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama-sama mulianya, yaitu menstandarkan protokol Jaringan agar dunia jaringan“tidak   pusing”.

Walau TCP/IP berbeda dengan Model OSI, tapi masih banyak kompatibilitas di antara keduanya, dan kita akan sering melihat orang membahas protokol TCP/IP dari terminologi Model OSI.
 
7 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Monday, October 21, 2013

Penyebaran Virus

Posted by Berbagi info Pengatahuan at 7:43 PM

PENYEBARAN VIRUS WORM

Pengertian Worm

Worm adalah jenis virus yang tidak menginfeksi program lainnya. Ia membuat copy dirinya sendiri dan menginfeksi komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan program lainnya; akan tetapi sebuah worm dapat mengubah atau merusak file dan program.

Cara Penyebaran Worm

Worm menginfeksi host korban dan memasukkan kode program sebagai bagian dari program worm ke dalamnya. Kode tersebut dapat berupa kode mesin atau routine untuk menjalankan program lain yang sudah ada pada host korban. Dalam proses penyebarannya, worm harus mencari korban baru dan menginfeksi korban dengan salinan dirinya. Proses pendistribusian tersebut dapat berlangsung sebagai proses distribusi satuan (dari satu host ke host yang lain), atau sebagai proses distribusi masal (dari satu host ke banyak host).

Jenis-jenis Worm

1. Worm E-mail
Merupakan jenis worm yang menyebar melalui e-mail. Worm ini bisa berupa suatu attachment atau e-mail yang berisi link dari website yang terinfeksi. Contoh worm ini, yaitu:
  • W32/Emmareg.A, worm ini mempunyai ukuran 42 KB, untuk • mempermudah menyebarannya, worm ini akan menggunakan ikon sebuah folder. Worm ini menyebar melalui e-mail dengan mengirimkan [reply] ke semua e-mail yang ada di Inbox dengan menyertakan file attachment Nova.scr.
  • VBWorm.NUJ (Moontox Bro, Rontokbro yang “montok” dan “pinta” Indonesia). Pada saat VBWorm.NUJ aktif, maka worm secara otomatis akan mencoba untuk mengirimkan dirinya dengan memanfaatkan fitur autosend program Microsoft Outlook.
  • W32/Small.KL@mm, worm ini akan datang dengan membawa lampiran dengan ekstensi file yang jarang digunakan oleh beberapa worm/ virus lain. Tujuannya adalah untuk menghindari blocking lampiran yang biasa dilakukan oleh mailserver terhadap file virus, seperti .exe, .com, .zip, dan lain-lain. Adapun ekstensi lampiran yang digunakan worm ini adalah: .b64, .bhx, .hqx, .mim, .uu, .uue, dan .xxe.
  • W32/VBWorm.MLG, yang menyebarkan dirinya dengan cara mengambil semua alamat e-mail yang ada di komputer yang terinfeksi untuk kemudian menyebarkan dirinya ke semua alamat e-mail yang sudah diperolehnya, di mana e-mail tersebut seolah-olah dikirim dari PCME*IA [xxxx@pcmela.co.id] dengan file attcahment PCMAVRC9.ZIP.
2. Worm instant messaging
Worm ini mempunyai metode penyebaran tunggal. Mereka menyebar menggunakan aplikasi chatting (instant sessaging), seperti ICQ dan MSN dengan mengirimkan link yang mengarah pada website yang terinfeksi ke setiap orang yang berada dalam daftar. Perbedaan antara worm ini dengan worm e-mail terletak pada perantara yang digunakan.

3. Worm internet
Worm ini diciptakan oleh pembuatnya agar dapat melakukan:
a. Menyalin (copy) worm pada pusat jaringan (server).
b. Meng-exploit kelemahan dari sistem operasi untuk mengambil alih kontrol komputer dan/atau jaringan.
c. Mengambil alih jaringan publik.
d. Menumpang/menggunakan malware lain yang bertindak sebagai pembawa worm ini.

4. Worm IRC
Worm ini menargetkan pada channel chat. Worm ini juga menggunakan metode penyebaran dengan mengirim link yang mengarah pada website yang terinfeksi atau file yang terinfeksi, yang akan digunakan untuk menghubungi pengguna yang terinfeksi.
Mengapa memilih IRC sebagai media penyebarannya? Karena IRC memiliki kelebihan penulisan perintah-perintah DCC. File tersebut di set secara otomatis, sehingga virus dapat diantar melalui DCC. Untuk penguna IRC, jangan terima fail DCC dari orang yang tidak Anda kenal, karena orang yang tidak Anda kenal atau yang tidak Anda percayai bisa saja memberikan file berisi virus atau trojan.

5. Worm network file sharing (P2P worms)
Worm jenis ini akan menyalin (copy) dirinya sendiri pada shared folder, yang biasanya terletak pada komputer lokal. Setelah worm berhasil menyalin dirinya dengan nama yang tampak tak berbahaya pada suatu shared folder, maka jaringan P2P akan diambil alihnya.

Dampak Worm Terhadap Komputer

Worm tidak menginfeksi program lain, karena Worm berdiri sendiri dan tidak membutuhkan interaksi terhadap dirinya, seperti di file executable. Umumnya Worm tidak merusak, tetapi tetap saja menjengkelkan karena Worm mampu menduplikasi dirinya sendiri di dalam komputer dalam jumlah yang sangat banyak.
Banyak Worm yang didesain untuk menyadap alamat email yang tersimpan dan mengirimkannya sendiri ke siapa saja yang tersimpan di daftar contact email.

Cara Menangani Worm

1. Selalu lakukan scan terhadap usb yang masuk ke dalam komputer panda.
Meski nampaknya sepele, tapi hal kecil ini akan membantu melindungi komputer anda dari virus yang ditularkan melalui perilaku tukar menukar usb
2. Scan juga cd yang masuk kedalam cd drive anda. 
Meski tampaknya lebih eksklusif dan aman, tetapi cd ternyata juga memiliki potensi yang sama seperti usb, dalam menularkan virus. Karena itu, jangan lengah! Tetap lakukan scan terhadap sebuah cd yang akan dipasang pada komputer anda, sekalipun cd itu baru saja dibeli dari toko.
3. Lakukan scan terhadap harddisk anda, tiap kali anda akan mulai bekerja dengannya. 
Sebagaimana balita yang selalu diperiksa kesehatannya, komputer anda juga harus selalu dipantau apakah masih sehat atau telah terinfeksi oleh virus.
4. Proteksi usb anda, jika anda memasukkannya ke dalam komputer orang lain. 
Seperti telah disebutkan diatas, jika anda terpaksa harus memasukkan usb milik anda ke dalam komputer orang lain, maka usb anda perlu diproteksi terlebih dahulu. Konsekuensinya, anda tidak dapat melakukan perubahan terhadap file yang tersimpan dalam usb tersebut.
5. Jangan sembarangan men-download attachment. 
Dewasa ini banyak jenis worm yang mengirimkan copy dirinya dalam bentuk attachment e-mail. Misalnya worm miss world. Karena itu anda jangan sembarang membuka attachment jika alamat pengirim tidak anda kenal.
6. Selektif dalam membuka e-mail. 
Begitu juga hukum yang berlaku dalam membuka e-mail. Sejumlah virus dan worm menduplikasi dirinya dan mengirimkan copy tersebut pada seluruh alamat e-mail yang tertera pada address book microsoft outlook express komputer yang diserangnya. Dengan demikian, si calon korban tidak akan menaruh kecurigaan dan dengan segera akan membuka e-mail beracun tersebut.
7. Memasang dan selalu meng-update program antivirus pada komputer anda. 
Terkadang, orang yang masih awam dibidang komputer, merasa sudah aman jika sudah memasang program norton atau macaffee. Anda salah! Program antivirus itu memiliki masa kadaluarsa juga seperti makanan kaleng. Karena itu, anda harus selalu meng-update program antivirus.
8. Selalu mengikuti perkembangan berita terbaru tentang virus. 
Selain memiliki masa kadaluarsa, program antivirus ini juga selalu mengalami update sehubungan dengan virus-virus baru yang terus di-release. Para ahli terus menerus melakukan pengembangan untuk menandingi pencipta virus yang juga berlomba-lomba menciptakan virus yang lebih ganas dari hari ke hari.
9. Men-download microsoft outlook security patch ke dalam sistem komputer anda. 
Sebagaimana diketahui, tidak ada program software yang sempurna. Maksudnya, pasti ada bug atau titik lemah di dalam software itu. Demikian juga halnya yang terjadi dengan aplikasi microsoft outlook express. Karena itu, dengan men-download microsoft outlook security patch ke dalam sistem komputer anda, berarti anda telah menanggulangi bug yang ada pada program ini.
10. Menonaktifkan windows scripting host. 
Sebagaimana diketahui, banyak virus dan worm baru yang dikembangkan dengan visual basic scripting di bawah sistem windows. Untuk memperkecil serangan, anda sebaiknya menonaktifkan program yang berfungsi untuk mengotomatisasi suatu fungsi. Namun demikian, perlu diingat bahwa tidak semua virus berbahasa vbs dapat ditahan dengan menonaktifkan program ini.
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Newer Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ►  2014 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ▼  2013 (2)
    • ▼  November (1)
      • Hubungan Antara Model Osi Dengan Protocol Internet
    • ►  October (1)
      • Penyebaran Virus

Followers

 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com